Selasa, Desember 22, 2009

Penyakit Maag


I.Pengertian Gastritis
Gastritis di masyarakat awam sering dikenal dengan penyakit maag adalah peradangan dari mukosa lambung. Gambaran klinis yg ditemukan berupa dyspepsia (rasa tdk enak / sakit perut bagian atas yg menetap atau sering mengalami kekambuhan). Gejala dyspepsia ini berupa : nyeri epigastrium, mual, kembung dan muntah. Berdasarkan pemeriksaan endoskopi ditemukan eritema mukosa, sedangkan hasil foto memperlihatkan iregularitas mukosa.

II.Patofisiologi
Terdapat gangguan keseimbangan faktor agresif dan faktor defensive yang berperan dalam menimbulkan lesi pada mukosa. Faktor-faktor agresif antara lain : asam lambung, pepsin, AINS, empedu, infeksi virus, infeksi bakteri dan bahan korosif. Faktor defensive antara lain mucus, bikarbonas mukosa dan prostaglandin mikrosirkulasi.

III.Pembagian Gastritis
Gastritis terbgi dua yaitu :
1.Gastritis Akut
Yang dimaksud dengan gastritis akut yaitu kelainan klinis akut yang jelas penyebabnya dengan tanda dan gejala yang khas. Biasanya ditemukan sel inflamasi akut dan netrofil.
2.Gastritis Kronis
Penyebabnya tidak jelas, sering bersifat mulifaktori dengan perjalanan klinis yang bervariasi. Kelainan ini berkaitan erat dengan infeksi Helicobacter pylory.

IV.Diagnosa Gastritis
1.Untuk gastritis akut diagnosa ditegakkan dengan gambaran klinis, gambaran lesi mukosa akut dan gambaran radiologi.
2.Untuk gastritis kronis diagnosa ditegakkan berdasarkan pemeriksaan endoskopi dan dilanjutkan dengan pemeriksaan histopatologi biopsy mukosa lambung. Perlu juga dilakukan kultur untuk membuktikan adanya infeksi H. pylori apalagi jika dtemukan ulkus baik pada lambung ataupun pada duodenum karena angka kejadian yang cukup tinggi.

V.Komplikasi
1.Untuk gastritis akut komplikasi yang dapat timbul berupa perdarahan saluran cerna bagian atas (SCBA) berupa hematemesis dan melena, dapat berakhir sebagai syok hemoragik.
2.Untuk gastritis kronis komplikasi yang dapat timbul berupa perdarahan SCBA, ulkus, perforasi dan anemia karena gangguan absorbs vitamin B12.

VI.Penatalaksanaan
1.Untuk gastritis akut penatalaksanaannya adalah dengan menghilangkan etiologinya. Diet lambung dengan porsi kecil dan sering. Obat-obat ditujukan untuk mengatur sekresi asam lambung dari golongan antaid, PPI, antikolinergik, antagonis reseptor H2, juga ditujukan untuk sitoprotektor berupa sukralfat dan prostaglandin.

2.Untuk gastritis kronis di pelayanan kesehatan yang tidak memiliki fasilitas endoskopi, penatalaksanaan diberikan seperti pada pasien dengan sindrom dyspepsia. Pertama-tama yang dilakukan adalah mengatasi dan menghindari penyebab pada gastritis akut kemudian diberikan pengobatan empiris. Jika endoskopi dapat dilakukan, dilakukan terapi eradikasi kecual jika hasil CLO, kultur dan PA ketiganya negative atau hasil serologi negative. Regimen untuk terapi eradikasi meliputi obat-obatan PPI, Amoksisilin, Klaitromisin, Metrondazol, Tetrasiklin dan Bismuth yang terbagi dalam regimen terapi triple, kuadripel dan dual.

Sumber : Buku Kapita Selekta Kedokteran

Rabu, Agustus 19, 2009

Orangtua...Sadari Bahaya Era Layar Bagi Anak Kita

Screening Age yaitu tentang bagaimana orangtua di zaman teknologi sekarang ini harus
ikutan pintar juga kalo tidak mau dibikin susah sama anaknya di masa tuanya.

Menurut beliau , anak-anak kita hidup di era serba layar , layar HP ,layar games , layar TV , layar computer . Banyak orangtua yang tidak sadar , malah senang dan bangga menyodorkan layar-layar ini kepada anak mereka . Padahal kalau berpatokan pada skala usia , maka usia 0 sd 18 tahun anak sangat membutuhkan aktivitas fisik.

Layar-layar yang kita sodorkan pada anak kita itu sebetulnya ibarat rayap di rumah kita.Tanpa kita sadari rumah kita suatu saat bisa roboh karenanya . Jangan sampai di masa tua kita malah disusahkan oleh perilaku anak kita yang kacau karena kita tidak bisa menjadi orangtua yang pintar memilah apa yang anak kita tonton setiap hari.

Mengapa kita harus memilihkan apa yang baik buat anak ?
Karena saluran otaknya belum terbentuk sempurna , jadi belum bisa membedakan mana yang realita mana yang bukan .
Mengapa kita harus jadi orangtua yang ‘melek’ teknologi ?
Supaya kitapun tahu game apa yang mereka mainkan , apa saja yang mereka taruh di dalam HP nya , kemana saja mereka ‘berselancar’ di internet .

Tandanya anak sudah kecanduan games adalah jika mereka sudah bermain game lebih dari 15 jam/minggu

Apa yang harus dilakukan orangtua bila sudah terlanjur memberikan
games-games yang merusak otak anak ( mengandung kekerasan, pornografi, dll ) ?
Lakukan dengan bijaksana ,minta maaf pada anak kita karena kita harus
tarik games itu , sambil menjelaskan dampaknya tentang kerusakan otak.
Ini butuh waktu yang tenang dan tidak terburu-buru , supaya bila anak
menolak orangtua tidak menjadi emosi .

Tindakan pencegahan yang harus dilakukan orangtua ?
1. Membatasi jam bermain games , nonton TV & internet .
2. Membuat kesepakatan dengan anak , jelaskan tujuan orangtua
membelikan HP adalah supaya memudahkan komunikasi anak - orangtua ,
menyediakan akses internet adalah supaya menunjang pelajaran sekolah .
3. Hindari meletakkan TV dan komputer di kamar pribadi anak .

Contoh kasus ?
Seorang ibu yang meninggalkan anaknya asyik menonton didepan TV ,
sementara dia mencuci ,memasak , dll . Setelah beberapa jam pekerjaannya
selesai , barulah dia berinteraksi kembali dengan anaknya . Kerusakan
yang terjadi pada anak adalah :
1. Sinar biru yang masuk kemata anak merusak retina . Jarak ideal menonton TV adalah 5x lebar diagonal TV
2. Program TV yang diserap otak anak terdiri dari kata-kata negative, kekerasan, pornografi, dll

Fakta penelitian anak dengan TV ?
1. Dibawah 2 thn sebaiknya NO TV ! ( ingat efek sinar biru yang merusak retina)
2. Usia 2 s/d 5 tahun cukup 30 menit
3. Di atas 5 tahun maks 2 jam
4. Pada Anak usia 3 tahunan yang terlalu banyak nonton TV menimbulkan hiperaktif
5. Tidak semua film kartun itu baik , banyak juga yang mengandung unsur kekerasan & pornografi ( berlaku juga untuk komik dan games ).
6. Survei di kalangan mahasisiwi , 30% menyatakan takut menikah karena berpikir akan mendapat pasangan / mertua seperti di sinetron .

Saran untuk orangtua ?
1. Orangtua harus punya ilmu & waktu untuk anak.
2. Jangan jadikan cinta sebagai alasan hanya karena dulu orangtua tidak mampu menikmati fasilitas . Cinta harus memakai logika.
3. Anak membutuhkan peraturan dan control yang tegas
4. Perlu diingat juga bahwa tidak semua teknologi itu buruk, so kita harus pandai-pandai mensiasatinya agar kita bisa menjadi busur yang kuat untuk anak kita.
5. Berikan alternatif ( fisik )yang sama menariknya dengan apa yang kita larang.

Cara bijaksana memberitahukan kepada anak ?
Jangan melarang tanpa alasan .Mintalah maaf , jelaskan alasannya , buat
kesepakatan (misalnya, tempel di kulkas ). Biarkan anak yang pada akhirnya
mengambil keputusan. Anak di atas 6 tahun sudah bisa diajak berunding.
Jangan terburu-buru saat mengajak anak berdiskusi.

Dan ingatlah bagi anak-anak ..BERMAIN = BEKERJA .
Jangan cabut dunia bermain terlalu cepat dari anak kita karena kita akan
mendapatkan dunia dewasa yang kekanak-kanakan.

Semoga bermanfaat yah ^_^

Rewrite by Aldo Desatura
Post by Melody Nada Surgawi

Sumber : Facebook Smart Parenting

Selasa, Agustus 18, 2009

PHBS, WUJUD AWAL BANGSA SEHAT


Menerapkan Pelaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan langkah ampuh untuk menangkal penyakit. Tidak hanya itu, beberapa pakar juga berpendapat bahwa penerapan konsep PHBS juga mampu membebaskan pemerintah dari masalah kesehatan dan ekonomi kesehatan. Sayangnya dalam praktiknya, penerapan PHBS yang kesannya sederhana tidak selalu mudah dilakukan. Terutama bagi mereka yang tidak terbiasa. Dalam hal ini, pendidikan dari keluarga sangat dibutuhkan.

Konsep PHBS memang sederhana. PHBS merupakan kunci terbentuknya bangsa yang sehat, yang dimulai dari keluarga sehat. PHBS mencakup pemeliharaan kebersihan dan kesehatan diri. Di antaranya meliputi kebiasaan mandi, keramas dan gosok gigi secara benar dan teratur, konsumsi makanan bergizi seimbang serta istrahat teratur. Selain itu, PHBS mencakup pemeliharaan kebersihan rumah dan lingkungan sekitar. Hal itu ditegaskan oleh Effi Mardianto, Ketua Umum Tm Penggerak PKK Pusat dalam seminar Peluncuran Petisi Nasional Keluarga Sehat untuk Indonesia Sehat oleh salah satu produk sabun bekerja sama dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Pusat, Lembaga Swadaya Masyarakat Spektra Surabaya dan beberapa keluarga.

Peran Penting Keluarga
Dalam Penerapan PHBS ditegskan oleh Effi bahwa pendidikan dalam keluarga memegang peranan penting, terutama pendidikan orang tua kepada anak-anaknya. Hal itu mengingat sebagian besar kebiasaan merupakan pola perilaku yang terbentuk sejak masa kanak-kanak.
Selain memberi teladan, orang tua juga harus mengajarkan konsep PHBS serta memastikan anak-anak menerapkannya. Hal yang tidak kalah penting adalah, orang tua juga harus menyediakan sarana yang memunginkan PHBS dapat diterapkan oleh seluruh anggota keluarga. Untuk keperluan mandi dan cuci tangan misalnya, ketersediaan air bersih dan sabun mutlak diperlukan.


Minimnya Fasilitas
Salah satu kebiasaan yang tercakup dalam PHBS adalah cuci tangan. Meskipun terkesan sepele, cuci tangan memiliki manfaat besar. Sayangnya, Hadi Supeno, Ketua Komisi Perlindungan Anak (KPAI) mengatakan bahwa PHBS masih sangat minim diterapkan oleh masyarakat.

Dr. Hendrawan Nadesul, seorang praktisi kesehatan juga mengatakan bahwa rendahnya kesadaran tentang cuci tangan tampak dari jarangnya disediakan tempat khusus cuci tangan di tempat-tempat umum seperti sekolah, kantor dantempat strategis lainnya. Padahal, ditegaskannya setidaknya ada 20 jenis penyakit yang bisa dicegah hanya dengan membisakan diri mencuci tangan secara benar. “Penyakit-penyakit yang bisa dicegah dengan cuci tangan antara lain : diare, tifus, cacingan, influenza, batuk, penyakit kulit, juga flu burung,” jelas Dr. hendrwan dalam lokakarya tentang manfaat cuci tangan untuk kesehatan tubuh di Jakarta beberapa waktu lalu. Menurutnya, cuci tangan menjadi cara efektif mencegah penularan penyakit yang disebabkan oleh kuman yang menempel di tangan yang menjadi salah satu mata rantai penularan penyakit.

Mencegah Lebih Baik dari Mengobati
Penerapan PHBS dikatakan oleh Supeno memerlukan kerjasama semua lini, baik dari masyarakat, swasta, pemerintah dan juga LSM. Hal itu diegaskan karena kesehatan sangat kompleks masalah dan unsur – unsurnya. Bahkan konsep PHBS khususnya cuci tangan juga harus dimasukkanalam kurikulum pendidikan. Namun disayangkannya hal itu belum terealisasi pada kurikulum pendidikan kita. Bahkan, pemerintah dkatakan Supeno masih belum taktis dalam menanggapi masalah keehatan Indonesia.

“Pemerintah terlalu focus terhadap aspek kuratif dengan mengabaikan aspek preventif,” katanya. Dr. Hendrawan juga mengakui, konsep PHBS di Indonesia dari awal memang tidak terbentukdi masyarakat sehingga saat ini pemerintah disibukkan dengan masalah kesehatan dan ekonomi keehatan yang muncul.

Tidak hanya itu, Dr. Hendrawan juga berpendpt bahwa penanganan masalah kesehatan di Indonesia juga akan teratasi tanpa memakan banyak dana jika dimulai dari hulu, maksudnya mulai dari lapisan masyarakat bawah. “Dana untuk bantuan ksehatan kesehatan yang dikeluarkan pemerintah akan memakan biaya lebih banyak daripada biaya untuk mensosialisaikan cuci tangan,” tandasnya. Dengan membentuk kemitraan dari berbagai lini, Dr. Hendrawan yakin masalah kesehatan bangsa Indonesia akan tearatasi lebih efektif.

(Sumber : Majalah Dokter Kita, Edisi 8, THN IV, Agustus 2009 hal. 98)

WASPADA ! FLU BURUNG


PENGERTIAN
Penyakit flu burung adalah penyakit flu yang disebabkan oleh virus influenza type A yang menyerang jenis unggas meliputi ayam, kalkun, merpati, unggas air, burung–burung piaraan hingga burung-burung liar. Namun hewan babi juga dapat tertular flu burung. Awalnya penyakit flu burung adalah penyakit hewan yang menyerang bangsa unggas yg selanjutnya dapat menular ke manusia.

GEJALA KLINIS PADA UNGGAS YANG TERINFEKSI FLU BURUNG
-Jengger, pial, kulit, kaki yang tidak ditumbuhi bulu berwarna biru keunguan.
-Keluar cairan dari mata dan hidung
-Pembengkakan di bagian muka dan kepala
-Perdarahan di bawah kulit
-Perdarahan titik pad daerah dada, kaki dan telapak kaki
-Batuk, bersin dan terdengar suara digorok
-Diare
-Kematian tinggi dalam populasi

PANDEMI INFLUENZA YG PERNAH TERJADI DI DUNIA
-Pandemi influenza adalah suatu keadaan di mana hamper semua negara terjangkit influenza
-Merupakan perluasan dari epidemi atau wabah
-Tiga pandemic influenza pada abad ke 20:
› 1918 Flu Spanyol (20 – 40 juta penderita)
› 1957 Flu Asia (1-4 juta penderita)
› 1967 Flu Hongkong (1-4 juta penderita)

Kemungkinan wabah flu burung dapat terulang bila:
-Sumber penularan, terutama unggas yang terinfeksi virus semakin bertambah
-Ada mutasi dari virus flu burung
-Mutasi virus membentuk virus baru yang dapat menularkan secara cepat antar manusia.

SIFAT VIRUS FLU BURUNG
1. Dapat bertahan hidup di air dengan suhu 22 derajat C selama 4 hari, sedangkan
pada suhu 0 derajat C tahan > 30 hari.
2. Dalam tinja unggas bertahan selam 32 hari
3. Mati dengan pemanasan 56 derajat C selama 3 jam atau pada pemanasan 60 derajat C selama 30 menit.
4. Pada daging ayam, virus mati dengan pemanasan 80 derajat C selama 1 menit atau pemanasan 60 derajat C selama 30 menit.
5. Pada telur, virus mati dengan pemanasan 64 derajat C selama 5 menit
6. Selain virus H5N mudah inaktif dengan deterjen, alcohol, karbol, bleach / hipoklorit dan desinfektan lainnya.

VIRUS FLU BURUNG DAPAT MENULAR KE MANUSIA
Ada beberapa virus flu , burung dapat menular ke manusia yaitu H5N1, H7N7 dan H9N2. Penularan dari unggas ke manusia terjadi melalui unggas langsungseperti memelihara atau menyembelih atau tinggal di sekitar unggas hidup yang terinfeksi penyakit flu burung
Unggas yang terinfeksi dapat pula mengeluarkan virus ini melalui tinja yang kemudian mongering dan hancur menjadi semacam bubuk yang dihirup oleh manusia atau binatang lainnya. Virus ini dapat bertahan dalam waktu cukup lama pada jaringan kotoran unggas yang sudah mati, terutama pad temperature rendah.
Sejauh ini belum terbukti penyakit flu burung ini menular dari manusia ke manuia lainnya.

GEJALA KLINIS PADA MANUSIA
Gejala klinis yang ditemui seperti gejala flu pada umumnya, yaitu : demam, sakit tenggorokan, batuk, beringus, nyeri otot, sakit kepala, lemas. Dalam waktu singkat penyakit ini dapat menjadi lebih berat berupa peradangan di paru-paru (pneumonia) dan apabila tidak dilakukan tata laksana dengan baik dapat menyebabkan kematian.
Masa Inkubasi : Virus masuk ke tubuh manusia sampai menbutuhkan waktu sangat singkat k ke tubuh manusia sampai menimbulkan gejalimbulkan gejala membutuhkan waktu sangat singkat yaitu 1 – 7 hari.

PENCEGAHAN
-Setiap orang yang berhubungan dengan bahan yang berasal dari saluran cerna unggas harus menggunakan pelindung (masker, kacamata renang)
-Bahan yang berasal dari saluran cerna unggas seperti tinja harus ditatalaksana dengan baik (ditanam / dibakar) agar tidak menjadi sumber penularan orang di sekitarnya.
-Alat yang dipergunakan dalam peternakan harus dicuci dengan desinfektan
-Kandang dan tinja tidak boleh dikeluarkan dari lokasi peternakan.
-Mengkonsumsi daging ayam yang telah dimasak pada suhu 80 derajat C selama 1 menit, sedangkan telur unggas perlu dipanaskan pada suhu 64 derajat C selama 5 menit.
-Melaksanakan kebersihan lingkungan
-Melakukan kebersihan diri

PENGOBATAN
Pengobatan spesifik belum ada, penderita hanya diberi obat yang meredakan gejala yang menyertai penyakit flu seperti demam, batuk atau pusing. Apabila ditemukan penderita dengan gejala seperti penyakit flu burung segera berobat ke sarana pelayanan kesehatan yang ada (Puskesmas dan RS) sudah disdiakan obat Tamiflu.

KELOMPOK RESIKO TINGGI TERINFEKSI FLU BURUNG
-Pekerja peternakan / pemrosesan unggas (termasuk dokter hewan / insinyur peternakan).
-Pekerja laboratorium yang memproses sample darah / secret pasien / unggas terjangkit.
-Pengunjung peternakan / pemrosesan unggas dalam 1 minggu terakhir.
-Pernah kontak dengan unggas (ayam, itik, burung) sakit atau mati mendadak yang belum diketahui penyebabnya tau babi atau produk mentahnya dalam waktu 7 hari terakhhir.
-Pernah kontak dengan pasien Avian Influenza konfirmasi dalam 7 hari terakhir.

CARA AGAR TERHINDAR DARI PENULARAN FLU BURUNG
1.Menjaga stamina tubuh agar tetap sehat
2.Hindari bersama-sama dengan penderita fl burung dalam ruangan tertutup
3.Melaksanakan kebersihan lingkungan
4.Melakukan kebersihan diri
5.Segera mencuci tangan setelah melakukan kontak dengan ayam, burung au jenis unggas lainnya dengan menggunkan desinfektan
6.Tidak melakukan kontak dengan unggas hidup pada saat terjadi wabah flu burung
7.Melakukan dsinfeksi di peternakan unggas yaitu kandang, tempat pakan, tempat minum, tempat tempat penyimpanan pakan, selokan, tempat sampah dan lingkungan sekitar sampah.
8.Para pekerja di peternakan menggunakan alat perlindungan perorangan yaitu masker N95, sepatu khusus, kacamata pelindung, sarung tangan disposable dan baju pelindung.
9.Alat-alat yang dipergunakan dalam peternakan harus dicuci dengan desinfektan.
10.Kotoran unggas yang terinfeksi flu burung atau tinja tidak boleh dikeluarkan dari lokasi peternakan.
11.Pemeriksaan kesehatan berkala dan rutin pada para pekerja peternakan.
12.Orang tua (umur ≥60 tahun) dan anak-anak ≤ 10 tahun supaya dijauhkan dari unggas yang sakit
13.Bahan makanan yang berasal dari unggas termasuk ayam bila akan dikonsumsi dilakukan pengolahan dengan benar yang memenuhi persyaratan kesehatan. Daging ayam dimasak pada suhu 80 derajat C selama 1 menit, sedangkan telur unggas perlu dipanaskan pada suhu 64 derajat C selama 5 menit.


Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi
:
1.Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur seksi Pencegahan Penyakit dan Surveilnce Epidemiologi
Telp : (031)8280113 Fax : (031)8280113 - 8293635
2.Dinas Kesehatan Kab./ Kota terdekat (Tim Gerak Cepat Flu Burung)
3.Dinas Peternakan Kab. / Kota terdekat (Tim Gerak Cepat Flu Burung)
4.RS dan Puskesmas terdekat.

Sumber : leaflet Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur

Selasa, Juli 21, 2009

INFLUENZA BARU H1N1 (Strain Mexico)


Batuk, pilek, demam belum tentu flu biasa...
Awas ! Flu baru H1N1

1.Pengertian
Influenza tipe baru H1N1 adalah penyakit Influenza yang disebabkan oleh Virus Influenza A H1N1. Kasus bermul dari Mexico dan saat ini telah menjalr ke banyak negara.

2.Gejala Klinis
Gejala secara umum sangat mirip dengan influenza dengan tanda-tanda klinis sbb :
a.Demam, batuk, pilek, lesu, letih, nyeri tenggorokan.
b.Nafas cepat atau sesak nafas
c.Mungkin disertai mual, muntah dan diare.

3.Definisi Kasus
a.Suspek
Seseorang dengan gejala pernafasan akut (demam ≥ 380 C) mulai dari yang ringan (Influenza Like Illness) s/d Pnemonia, ditambah salah satu keadaan di bawah ini :
-Dalam 7 hari sebelum sakit kontak dengan kasus Konfirmasi Flu Bru H1N1.
-Dalam 7 hari sebelum sakit pernah berkunjung ke wilayah yang terdapat 1 atau lebih Kasus Konfirmasi Flu Baru H1N1.
b.Probabel
Seseorang dengan gejala di atas disertai hasil pemeriksaan lab. positif terhadap Influenza A tetapi tidak dapat diketahui subtypenya dengan menggunakan reagen influenza musiman; atau seseorang yang meninggal karena penyakit ISPA yang tidak diketahui penyebabnya & berhub. secara epidemiologis (kontak dalam 7 hari sebelum onset) dengan kasus probable atau konfirmasi.
c.Konfirmasi
Seseorang dengan gejala di atas sudah dikonfirmasi laboratorium Flu baru H1N1 dengan pemeriksaan 1 atau lebih test di bawah ini :
-Real time PCR
-Kultur Virus
-Peningkatan 4 kali antibodi spesifik Flu Baru H1N1 dengan netralisasi test.

4.Pengobatan
Flu baru H1N1 diobati dengan Oseltamivir dengan dosis dan ketentuan sebagai berikut :
a.Untuk dewasa dan anak ≥ 13 tahun : 2 x 75 mg / hari selama 5 hari
b.Untuk anak ≤ 1 tahun : 2 mg / kg BB 2 kali sehari selama 5 hari.
c.Untuk anak 1 – 13 tahun, dosis Oseltamivir dapat diberikan sesuai dengan BB sebagai berikut :
-≤ 15 kg : 2 x 30 mg / hari
-15 kg – 23 kg : 2 x 45 mg / hari
-23 kg – 40 kg : 2 x 60 mg / hari
-> 40 kg : 2 x 75 mg / hari

5.Langkah-langkah Pencegahan
1.Cuci tangan dengan air bersih dan sabun sesering mungkin
2.Bila bersin atu batuk, tutup hidung dan mulut dengan tisu dan buang tisu di tempat sampah atau gunakan msker.
3.Jaga jarak sedikitnya 1 m dgn org lain terutama jikia sakit flu
4.Bila mengalami gejala flu segera ke dokter, Puskesmas RS atau klinik terdekat
5.Tinggallah di rumah & beristirahatlah apabila menderita flu.
6.Lakukan hidup bersih dan sehat dg menjaga kebersihan diri dan lingkungan.


6.Apa yang dilakukan bila Terjadi Wabah ?

1.Pemerintah akan memberikan pengumuman bila terjadi wabah
2.Mengkuti petunjuk-petunjuk pemerintah melalui Radio, TV dan media lain.


Keterangan :

1. “Kontak” adalah merawat, tinggal serumah atau berhubungan langsung dengan secret pernafasan atau cairan tubuh dri kasus probable atau konfrmasi Flu baru H1N1 (Strain Meksiko).
2. “ Area Terjangkit” adalah area / Negara yg mempunyai satu atau lebih kasus konfirmasi yg ditetapkan oleh WHO. Area / Negara ini setiap hari bisa bertambah, sehingga harus selalu diikuti perkembangannya melalui website : www.who.int.

Sumber : Leaflet Dinkes Propinsi Jatim
Seksi, Pencegahan, Pengamatan Penyakit dan Penanggulangan Masalah Kesehatan, 2009.

Jumat, Juli 17, 2009

MASA PUBERTAS

A.Pengertian Pubertas

Perkembangan setelah lahir terdiri dari :
1.Balita (0- 5 tahun)
2.Anak-anak (5 – 10 tahun)
3.Remaja / Masa pebertas (10 – 21 tahun)
4.Dewasa (> 21 tahun)

Pubertas adalah masa ketika seorang anak mengalami perubahan fisik, psikis, dan pematangan fungsi seksual. Masa pubertas dalam kehidupan kita biasanya dimulai saat berumur delapan hingga sepuluh tahun dan berakhir lebih kurang di usia 15 hingga 16 tahun. Pada masa ini memang pertumbuhan dan perkembangan berlangsung dengan cepat. Pada cewek pubertas ditandai dengan menstruasi pertama (menarche), sedangkan pada laki-laki ditandai dengan mimpi basah. Masa pubertas adalah masa peralihan antara anak-anak dan dewasa atau disebut akil balik.

B.Penyebab Timbulnya Pubertas

Penyebab munculnya pubertas ini adalah hormon yang dipengaruhi oleh hipofisis (pusat dari seluruh sistem kelenjar penghasil hormon tubuh). Berkat kerja hormon ini, remaja memasuki masa pubertas sehingga mulai muncul ciri-ciri kelamin sekunder yang dapat membedakan antara perempuan dan laki-laki. Dengan kata lain, pubertas terjadi karena tubuh mulai memproduksi hormon-hormon seks sehingga alat reproduksi telah berfungsi dan tubuh mengalami perubahan.

Hormon seks yang mempengaruhi perempuan adalah estrogen dan progesteron yang diproduksi di indung telur, sedangkan pada laki-laki diproduksi oleh testis dan dinamakan testosteron. Hormon-hormon tersebut ada di dalam darah dan mempengaruhi alat-alat dalam tubuh sehingga terjadilah beberapa pertumbuhan

C.Ciri-ciri masa pubertas :

1.Perubahan fisik yang dipengaruhi oleh aktifnya hormon pertumbuhan dan hormon seks.
a.Perubahan fisik primer
b.Perubahan fisik sekunder
2.Perubahan emosi yang dipengaruhi oleh hormon dalam tubuh.
3.Perubahan kehidupan dalam bentuk pencarian jati diri.
4.Perubahan pemikiran karena dapat mengembangkan pemikiran abstrak.


Perubahan Fisik
Terdiri dari :
1.perubahan fisik primer  pasti dialami
2.perubahan fisik sekunder  ada yang mengalami tetapi ada juga yang tidak mengalami

Perubahan fisik pada laki-laki
1.Perubahan fisik primer
•Ditandai dengan diproduksinya sel sperma (sel kelamin jantan).
•Sperma berbentuk cairan yang diproduksi oleh testis.
•Setiap hari testis memproduksi jutaan sperma dan ditampung dalam kantong testis.
•Jika kantong testis sudah penuh, sperma akan keluar dengan sendirinya melalui penis.
•Keluarnya seprma pertama kali ditandai dengan mimpi basah.

2.Perubahan fisik sekunder
•Jakun tumbuh dan membesar.
•Jakun adalah tulang yang menonjol di tengah-tengah leher.
•Kumis dan jenggot mulai tumbuh.
•Dada akan kelihatan bidang.
•Rambut di ketiak dan kemaluan mulai tumbuh.

Perubahan fisik pada perempuan
1.Perubahan fisik primer
•Ditandai dengan diproduksinya sel telur (sel kelamin betina)
•Sel telur diproduksi oleh ovarium (indung telur)
•Jika sel telur yang sudah masak tidak bertemu sel sperma, maka sel telur akan keluar melalui proses mensttruasi (haid)

Proses Menstruasi
a.Sel telur diproduksi ovarium masak.
b.Dinding rahim menebal.
c.Sel telur menuju rahim.
d.Jika sel telur tidak dibuahi (tidak bertemu sel sperma), sel telur itu mati.
e.Sel telur yang mati akan luruh bersama dinding lahir dan mengalir melalui vagina.
f.Bentuk peluruhan sel telur dan dinding rahim itu adalah cairan darah berwarna merah pekat.
g.Siklus mentruasi adalah 28 – 35 hari.

2.Perubahan fisik sekunder
•Payudara membesar.
•Pinggul membesar.
•Rambut di ketiak dan kemaluan mulai tumbuh.

D.Perilaku Remaja dalam masa Pubertas
Masa remaja adalah masa transisi yang penuh gejolak. Pada masa ini mulai terjadi perubahan, baik secara fisik maupun psikis. Secara fisik, organ-organ tubuh tertentu, seperti organ reproduksi atau organ seksual dan jaringan syaraf mulai berfungsi. Sedangkan secara psikis, mulai mengalami perkembangan emosional dengan ditandai adanya kecenderungan terhadap lawan jenis, adanya keinginan untuk memiliki teman khusus yang disukai, dan mulai melepaskan diri dari kendali orang tua, dll.

Oleh karena itu, masa ini merupakan fase terpenting dalam kehidupan manusia. Dorongan-dorongan seksual mulai muncul. Apabila tidak diarahkan secara tepat, maka dorongan-dorongan itu akan dapat menjerumuskan para remaja. Apalagi sekarang faktor lingkungan sangat merangsang munculnya penyimpangan seksual (zina). Acara-acara di televisi, tabloid, majalah, internet dan media-media lainnya dapat merangsang untuk mencoba dan menyalurkannya pada hal-hal yang haram.

Berdasarkan prediksi WHO, pada tahun 2000 nanti akan ada 110 juta penderita HIV/ AIDS , dimana 65 % akan menyerang kaum muda. Selain itu, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Jakarta, mengenai perilaku remaja, ternyata sekitar 6-20 persen siswa SMU dan mahasiswa pernah melakukan hubungan seks pra nikah. (Pikiran Rakyat, edisi 31 Oktober 1999).

Tingkat kerawanan masa remaja memang sudah sedemikian mengkhawatirkan. Apabila gejala seperti ini tidak mendapat penanganan yang serius, maka hal ini akan sangat berpengaruh terhadap kualitas generasi kita di tahun-tahun mendatang.

Perubahan-perubahan yang terjadi pada masa ini , disertai dengan gejala-gejala khusus dalam tingkah laku yang menuntut perhatian dan pengawasan. Pada saat ini, mulai muncul misteri-misteri yang mengundang kebingungan dan kegelisahan. Jika dorongan-dorongan ini tidak disalurkan akan menimbulkan tekanan jiwa akan lahir kekecewaan. Lebih berbahaya lagi,jika pada masa ini tidak disertai dengan bimbingan agama, maka akibatnya adalah sikap kebencian terhadap agama, sikap takut dan akhirnya menghindari nilai-nilai agama. Pergaulan bebas lebih mereka sukai daripada menahan dan mengendalikan hawa nafsu di bawah lindungan agama. Sungguh amat disayayangkan.

Berikut ini fakta-fakta yang dapat terjadi pada remaja saat masa pubertas, oleh karena itu penting diketahui akan konsekuensi dari perilaku para remaja yang sedang dalam masa pubertas.
- Setiap tahunnya, ada 15 juta remaja perempuan melahirkan, setengahnya terjadi di luar nikah (sumber: WHO - World Health Organization).
- Menurut sebuah survei di Yogyakarta, beberapa penyebab kehamilan yang tidak diinginkan adalah :
(1) pacar memaksa untuk melakukan hubungan seksual sebelum nikah,
(2) pacar berjanji untuk menikah dengannya,
(3) percaya akan mitos-mitos, seperti minum minuman bersoda atau jongkok setelah berhubungan seksual akan mencegah terjadinya kehamilan, dan
(4) salah perhitungan masa subur.
- Sepertiga perempuan di negara-negara berkembang melahirkan sebelum usia 20 tahun; 13 juta kelahiran terjadi pada perempuan berusia 15 - 19 tahun (sumber: Family Health International).
- Begitu kamu menstruasi, berarti badan kamu siap menerima kehamilan. Jika hubungan seksual terjadi pada masa puncak kesuburan, kamu bisa saja hamil. Meskipun ini adalah pengalaman pertama kamu!
- Ada 42 juta warga dunia terinfeksi HIV/AIDS, setengahnya adalah remaja.
- Setiap tahun, terdapat 3 juta remaja, sekitar 1 dari 4 remaja yang aktif secara seksual, terkena Infeksi Menular Seksual (sumber: American Social Health Association).
- Sebuah penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 15% remaja perempuan yang aktif secara seksual terinfeksi virus human papilloma (HPV), sebuah virus yang banyak menyebabkan kanker serviks (sumber: American Social Health Association). Semakin dini kamu memulai hubungan seksual pertama, semakin besar kemungkinannya kamu terinfeksi!!!
- Setiap tahun, terdapat 3 juta remaja, sekitar 1 dari 4 remaja yang aktif secara seksual, terkena Infeksi Menular Seksual (sumber: American Social Health Association).

E.Pentingnya Bimbingan dalam masa Pubertas

Akhir-akhir ini, ramai dibicarakan tentang pendidikan seks (sex education) di kalangan remaja sebagai salah satu solusi bagi mencegah maraknya kasus penyimpangan seksual di kalangan remaja. Namun, sejauh ini masih terdapat pro dan kontra terhadap bagaimana cara menerapkan pendidikan seks tersebut pada anak.

Bimbingan agama sejak dini bisa dijadikan sebagai tindakan preventif agar terbangun benteng yang kokoh pada diri si anak untuk menghalau godaan-godaan nafsu syaithan. Hal ini dapat menghindari terjadinya kesalahan anggapan para remaja terhadap ajaran agama. Tidak akan ada lagi anggapan bahwa agama itu sangat membatasi penyaluran seks mereka atau nilai-nilai agama itu identik dengan larangan-larangan yang sangat menakutkan. Akan tetapi justru sebaliknya, agama akan dianggap sebagai jalan menuju keselamatan, sehingga remaja bisa menahan dan menyalurkan dorongan-dorongannya ke arah yang bermanfaat, seperti giat belajar, dll.

Di samping itu, peran orang tua di rumah sangat besar peranannya untuk mencegah terjadinya bentuk penyimpangan seksual pada anak remaja (usia puber). Ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh para orang tua dalam membimbing anak-anaknya antara lain:
Pertama, anak remaja agar dijauhkan dari segala sesuatu yang dapat mempengaruhi nafsu syahwatnya.
Kedua, hindarkan anak dari kebiasaan melamun atau duduk termenung melambungkan angan-angan negatifnya. Arahkanlah anak terhadap aktivitas-aktivitas positif.
Ketiga, pisahkan tempat tidur anak lelaki dan perempuan, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Keempat, apabila sudah terlanjur maka bimbinglah untuk bertaubat, mohon ampunan kepada Allah SWT agar dosa-dosanya terhapus dan tidak mengulangi perbuatan nista itu lagi serta kembali ke jalan yang benar.

(Dari berbagai sumber)